Kebaikan bukanlah memiliki harta berlimpah dan anak banyak. Akan tetapi, kebaikan adalah jika amalmu banyak, ilmumu luas dan engkau tidak menyombongkan diri kepada orang lain dengan ibadahmu kepada Allah. Jika berbuat baik, engkau segera bersyukur kepada Allah, dan jika berbuat buruk segera memohon ampun kepada-Nya.
Di dunia ini tidak ada kebaikan kecuali bagi dua orang berikut;
Pertama, seorang yang banyak berbuat dosa kemudian bertobat dan memperbaiki segala kesalahannya.
Kedua, Seorang yang senantiasa bergegas untuk melakukan berbagai amal kebajikan.*
(Imam Ali bin Abi Thalib Karomallaahu wajhah)
*) Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, Ad-Da’watuttammah, Darul Hawi, cet.2, 1993, hal.218
Rujukan: “Orang Bijak Berkata” – Habib Novel bin Muhammad Alaydrus
Read More..
06 April 2010
20 April 2009
Kilas Balik Perjalanan Ponpes Al Madaniyyah (1)
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, tidak terasa jika perjalanan Pondok Pesantren Al Madaniyyah akan memasuki tahun ke 6 di tahun 2009 ini. Begitu banyak kisah yang dialami sepanjang perjalanan itu. Pun harapan yang ingin dicapai ke depannya.
Kali ini kami ingin mengajak para pembaca untuk sejenak ikut ke belakang, dimana kami ingin sedikit berbagi cerita, bagaimana awalnya Ponpes Al Madaniyyah yang seakan akan sudah menjadi satu tempat persinggahan alim ulama dari beberapa tempat, seperti para habaib dari pulau jawa, sumatera, kalimantan dan beberapa syeikh dari luar negeri yang alhamdulillah menyempatkan untuk singgah dalam rangka dakwah dan membagikan ilmu serta wejangan mereka yang penuh manfaat.
Kedatangan Para Habaib
Berdatangannya sejumlah Habaib, baik dari pulau Jawa maupun Sumatera dan juga kalimantan, tidak terlepas dari jasa fiqur seorang Habib yang cukup disegani di Kota Batam. Beliau adalah Al Habib Toha bin Yahya, Pimpinan Majelis Dzikir Asma ul Husna wa Mawlidur Rosul Kota Batam. Majelis beliau yang selalu di adakan setiap hari Ahad di minggu ke-empat setiap bulannya sering kali menghadirkan tokoh habaib yang mempunyai reputasi sebagai Da'i yang cukup disegani dan memiliki Majelis yang cukup besar di Kota asal mereka. Terhitung Al Habib Jindan bin Novel (Pimpinan Majelis Ta'lim Al Fachriyah) dari Jakarta, ataupun Al Habib Thohir bin Abdullah Alkaff pernah hadir menjadi Da'i tamu di Majelis beliau ini.
Alhamdulillah, rasa kedekatan yang terjadi di antara Ponpes Al Madaniyyah dan beliau telah menjadi kunci akan kesediaan dari para Habaib tadi untuk singgah di Ponpes Al Madaniyyah, juga dalam rangka berbagi ilmu bermanfaat untuk umat.
Semoga hubungan diantara kedua Majelis Ta'lim ini berkesinambungan dalam keridhoan dan keberkahan dari Allah swt serta menjadikan Rasulullah saw berbahagia melihatnya..amin.
[bersambung]
Read More..
Alhamdulillah, tidak terasa jika perjalanan Pondok Pesantren Al Madaniyyah akan memasuki tahun ke 6 di tahun 2009 ini. Begitu banyak kisah yang dialami sepanjang perjalanan itu. Pun harapan yang ingin dicapai ke depannya.
Kali ini kami ingin mengajak para pembaca untuk sejenak ikut ke belakang, dimana kami ingin sedikit berbagi cerita, bagaimana awalnya Ponpes Al Madaniyyah yang seakan akan sudah menjadi satu tempat persinggahan alim ulama dari beberapa tempat, seperti para habaib dari pulau jawa, sumatera, kalimantan dan beberapa syeikh dari luar negeri yang alhamdulillah menyempatkan untuk singgah dalam rangka dakwah dan membagikan ilmu serta wejangan mereka yang penuh manfaat.
Kedatangan Para Habaib
Berdatangannya sejumlah Habaib, baik dari pulau Jawa maupun Sumatera dan juga kalimantan, tidak terlepas dari jasa fiqur seorang Habib yang cukup disegani di Kota Batam. Beliau adalah Al Habib Toha bin Yahya, Pimpinan Majelis Dzikir Asma ul Husna wa Mawlidur Rosul Kota Batam. Majelis beliau yang selalu di adakan setiap hari Ahad di minggu ke-empat setiap bulannya sering kali menghadirkan tokoh habaib yang mempunyai reputasi sebagai Da'i yang cukup disegani dan memiliki Majelis yang cukup besar di Kota asal mereka. Terhitung Al Habib Jindan bin Novel (Pimpinan Majelis Ta'lim Al Fachriyah) dari Jakarta, ataupun Al Habib Thohir bin Abdullah Alkaff pernah hadir menjadi Da'i tamu di Majelis beliau ini.Alhamdulillah, rasa kedekatan yang terjadi di antara Ponpes Al Madaniyyah dan beliau telah menjadi kunci akan kesediaan dari para Habaib tadi untuk singgah di Ponpes Al Madaniyyah, juga dalam rangka berbagi ilmu bermanfaat untuk umat.
Semoga hubungan diantara kedua Majelis Ta'lim ini berkesinambungan dalam keridhoan dan keberkahan dari Allah swt serta menjadikan Rasulullah saw berbahagia melihatnya..amin.
[bersambung]
Read More..
Tags:
Habaib,
Info Majelis,
Kisah,
Milad,
Serba Serbi
10 Januari 2007
Jam'iyyah Hadlroh "Al Musytaqun"
Berdirinya Pondok Pesantren Al Madaniah juga diikuti dengan berdirinya sebuah Jam'iyyah/grup kesenian islam yang diberi nama Jam'iyyah Hadlroh Al Musytaqun. Pada awal berdirinya hingga saat ini, keanggotaan dari grup ini telah mengalami pergantian beberapa kali. meski demikian, Alhamdulillah, eksistensi dari grup ini tidak terganggu. Adapun jenis kesenian yang diusung oleh grup ini adalah senandung syair-syair sholawat nabi dengan diiringi alat musik pukul yg disebut "Hadlroh".
Personil awal dari grup ini sebagian besar berasal dari pulau jawa, yang mana telah lebih dulu berkecimpung dalam bidang kesenian ini dan telah memiliki banyak pengalaman hingga sampai masuk dapur rekaman. Adapun, berkumpulnya mereka kedalam satu grup di Batam adalah sebagai langkah awal pengenalan atau syiar dari jenis kesenian ini.
Read More..
Tags:
Pernak Pernik,
Seni Islam
09 Januari 2007
Selayang Pandang
Batam sebagai sebuah Kota yang berorientasi industri, yang mana rata-rata Perusahaan yang ada lebih banyak mempekerjakan tenaga wanita dan juga karyawan rekrutan yang sebagian besar berasal dari luar daerah, maka secara tidak langsung mengakibatkan populasi wanita di Kota ini lebih mendominasi daripada pria. Namun demikian tidak bisa dipungkiri, bahwa minat para pekerja-pekerja wanita tersebut untuk selalu mencari dan menambah wawasan keagamaan sangat besar. ini terbukti dengan banyaknya jumlah majelis ta'lim yang ada di perusahaan-perusahaan tempat mereka bekerja. Adapun Ponpes Al-Madaniyyah hanyalah satu bagian kecil dari beberapa tempat pengajian yang ada di Kota Batam.
Pondok Pesantren Al-Madaniyyah didirikan pada tahun 2003 atas usulan para guru dengan memanfaatkan bangunan asli yang awalnya merupakan rumah pribadi bertipe besar, untuk kemudian dijadikan tempat mengaji dan majelis dzikir juga sholawat. Walaupun wadah atau tempat belajar baru menggunakan ruang-ruang yang terbatas, akan tetapi jumlah kegiatan yang dijalankan di Pondok Pesantren ini cukup beragam dan padat. Saat ini, kegiatan yang masih berjalan adalah Madrasah Tarbiyatul Qur'an "Ar~Raudloh" (dengan metode Yanbu'a - lihat: http://www.arwaniyyah.com/ ), Pengajian Umum Awal Bulan antar Komplek, Pengajian kitab kuning ba'da sholat lima waktu, Majelis Sholawat, juga Majelis Maulid. Ciri khas lain dari Ponpes Al-Madaniyyah adalah kesenian hadlroh sebagai sisi lain keunikan dari "Pondok Pesantren" mungil ini.
Read More..
Tags:
Selayang Pandang
08 Januari 2007
Ahlan wa sahlan!
Selamat Datang di Blog Ponpes Al Madaniah Batam. ini adalah un-official Blog, sebuah usaha yang dibuat sekedar memperkenalkan sedikit tentang keberadaan Ponpes Al Madaniah Batam. Adalah hal yang unik, dimana kebanyakan Pondok Pesantren memiliki lahan yang luas dan bangunan yang besar serta jauh dari keramaian. Namun, Ponpes Al Madaniah sangat jauh dari ciri-ciri diatas. Pondok Pesantren ini berada di tengah-tengah kota Batam, terletak di kawasan perumahan atau komplek, yang mana bangunannya tidak lain adalah salah satu rumah tempat tinggal bertipe besar yang dari awal mulanya sengaja difungsikan sebagai salah pusat dakwah islam selain sebuah masjid yang dibangun oleh Developer yang juga terdapat di komplek tersebut.
Read More..
Tags:
Mukaddimah
Langganan:
Postingan (Atom)
